DINAS KESEHATAN

Pemerintah Kabupaten Mukomuko

Program Kegiatan

Diperbarui 10 Oktober 2019 15:28 WIB

Berdasarkan Rancangan Perubahan Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, maka program kegiatan yang menjadi ruang lingkup Dinas Kesehatan adalah sebagai berikut :

Ø Program pelayanan administrasi perkantoran, dengan indicator capain programya yakni Meningkatnya kualitas manajemen pemerintahan daerah dan Jumlah Pelayanan Administrasi Perkantoran;

Ø Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur, dengan indicator capaian programnya yakni Presentase sarana dan prasarana dalam kondisi baik dan Meningkatnya Kualitas Manajemen Pemerintahan Daerah;

Ø Program peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur, dengan indicator capaian programya yakni Proporsi pemenuhan kompetensi SDM yang memenuhi standar kompetensi;

Ø Program peningkatan disiplin aparatur, dengan indicator capaian programnya yakni jumlah peningkatan disiplin aparatur;

Ø Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur, dengan indicator capaian programnya yakni Presentase Tenaga Kesehatan yang mendapatkan pelatihan dan Jumlah pemenuhan kompetensi SDM aparatur yang memenuhi standar kompetensi;

Ø Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan, dengan indicator capaian programnya yakni Jumlah Dokumen pelaporan capaian kinerja, Perjanjian Kinerja, Keuangan dan BMD;

Ø Program Obat dan Perbekalan Kesehatan, dengan indicator capaian programnya yakni Persentase ketersediaan obat terhadap kebutuhan obat  dan Jumlah ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan serta sarana penunjang kesehatan;

Ø Program Upaya Kesehatan Masyarakat, dengan indicator capaian programnya yakni Persentase pengendalian angka kesakitan sampai dibawah 15% dari jumlah penduduk  dan Puskesmas yang menerapkan Pelayanan Keperawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas);

Ø Program Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, dengan indicator capaian programnya yakni Persentase PHBS rumah tangga , Persentase Cakupan Desa Siaga Aktif , Jumlah Desa yang memanfaatkan Dana Desa Minimal 10% untuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) , Jumlah Promosi dan Edukasi Publik yang Berwawasan Kesehatan Masyarakat , Jumlah Dunia Usaha yang Memanfaatkan CSR untuk Program Kesehatan , dan Jumlah Sarana dan Prasarana Promosi Kesehatan Kabupaten;

Ø Program Perbaikan Gizi Masyarakat, dengan indicator capaian programnya yakni Cakupan balita gizi buruk/gizi kurang yang mendapatkan perawatan , Persentase Ibu Hamil, remaja putri yang mendapatkan tablet tambahan darah (TTD), dan ibu nivas yang mendapatkan Vitamin A , Jumlah balita gizi buruk/gizi kurus yang mendapatkan perawatan  dan Jumlah Ibu Hamil, remaja putri yang mendapatkan tablet tambahan darah (TTD), ibu nifas yang mendapatkan Vitamin A dan Ibu Hamil KEK yang mendapatkan MT;

Ø Program  Pengembangan Lingkungan Sehat, dengan indicator capaian programnya yakni Persentase desa/ kelurahan yang melaksanakan STBM , Jumlah  desa/ kelurahan yang melaksanakan STBM , Jumlah sarana air bersih dan air minum yang dilakukan pemeriksaan dan sertifikasi penjamah , Jumlah TTU  dan TPM yang memenuhi syarat kesehatan , dan Jumlah tempat Pelayanan Kesehatan yang melakukan pengolahan limbah medis sesuai standar ;

Ø Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular, dengan indicator capaian programnya yakni Angka Kejadian Malaria (API) per 1.000 penduduk , Cakupan Desa / Kelurahan Universal Child Immunization (UCI) , Persentase penanggulangan,  penanganan penyakit menular langsung  dan Cakupan Desa/Kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epidemiologi <24 jam, Jumlah kasus penanggulangan KLB  <24 jam, Persentase terlaksananya penanggulangan faktor resiko dan pelayanan kesehatan pada wilayah kondisi matra, Angka kesakitan penderita DBD/100.000 penduduk, Angka Penemuan Kasus Malaria Per 1.000 penduduk, Jumlah Kasus Zoonosa yang ditemukan dan ditangani sesuai Standar, Jumlah Kasus Tuberculosis per 100.000 penduduk, Jumlah kasus diare per 1.000 penduduk, Jumlah orang yang terdeteksi   dengan HIV/Aids (ODHA) mendapatkan anti retroviral treacment (ART), Jumlah penduduk beresiko yang menerima konsling testing HIV, dan Persentase penduduk beresiko tinggi yang dilaksanakan deteksi dini hepatitis;

Ø Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan, dengan indicator capaian programnya yakni Pelayanan Kesehatan yang distandarisasi terhadap seluruh pelayanan kesehatan dan Persentase tenaga kesehatan yang mendapatkan rekomendasi izin praktek;

Ø Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin, dengan indicator capaian programnya yakni Persentase Masyarakat Miskin yang Memiliki Jaminan Kesehatan  Nasional (JKN) , dan Jumlah Masyarakat Miskin yang mendapat pelayanan Jaminan Kesehatan  Nasional (JKN);

Ø Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana PKM, Pustu dan Jaringannya, dengan indicator capaian programnya yakni Persentase Peningkatan Akses Pelayanan Kesehatan Dasar yang Berkualitas , Puskesmas yang terakreditasi , Jumlah Desa Tertingggal yang belum memiliki Sarana Kesehatan;

Ø Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan, dengan indicator capaian programnya yakni Jumlah fasilitasi kesehatan (puskesmas) dengan pelayanan JKN Standar; 

Ø Program Peningkatan Kesehatan Anak Balita, dengan indicator capaian programnya yakni Cakupan pelayanan anak balita;

Ø Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia, dengan indicator capaian programnya yakni penurunan angka kesakitan usia lanjut dan Jumlah  usia lanjut yang mendapat pelayanan kesehatan;

Ø Program Pengawasan dan Pengendalian Kesehatan Makanan, dengan indicator capaian programnya yakni Persentase toko/warung/jajanan anak sekolah/ industri pangan RT yang dilakukan pengawasan dan Jumlah  toko/warung/jajanan anak sekolah/ industri pangan RT yang dilakukan pengawasan;

Ø Program Peningkatan Keselamatan Ibu Melahirkan dan Anak, dengan indicator capaian programnya yakni Angka Kematian Ibu (102 per 100.000 kelahiran hidup) dan Angka Kematian Bayi (23 per 1000 kelahiran);

Ø Program Pengawasan Obat dan Makanan, dengan indicator capaian programnya yakni Persentase apotek, toko obat warung/ toko yang diperiksa, Persentase apotek, toko obat berizin yang diperiksa, Persentase apotek, toko obat tidak  berizin yang diperiksa, Jumlah apotek, toko obat warung/ toko dan IRTP yang diperiksa untuk proses perizinan, Jumlah apotek, toko obat , IRTP  yang berizin dan tidak berizin yang diperiksa, dan Jumlah Pengawasan Kefarmasiaan di Sarana Kesehatan;

Ø Program Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM), dengan indicator capaian programnya yakni Jumlah Desa/kelurahan yang melaksanakan kebijakan kawasan tanpa asap rokok/KTR, Jumlah Desa/kelurahan yang melaksanakan kegiatan pos pembinaan terpadu (POSBINDU) PTM, Jumlah Perempuan Usia 30-50 tahun yang diteksi dini Kanker Serviks dan Payudara, Jumlah fasilitas perkantoran dan tempat-tempat umum yang melaksanakan kawasan tanpa rokok, Jumlah  puskesmas yang melaksanakan, pembinaan, pencegahan dan penanggulangan penyakit tidak menular dan Jumlah prevalensi merokok pada usia remaja <18 tahun

Ø Program pembinaan para penyandang cacat dan trauma, dengan indicator capaian programnya yakni Jumlah fasilitas pelayanan kesehatan (Fasiyankes) institusi penerima wajib lapor Gangguan kejiwaan;

Ø Program Pembinaan kesehatan Remaja, dengan indicator capaian programnya yakni Jumlah cakupan pememeriksaan kesehatan remaja;

Ø Program Pelayanan di Bidang Kemasyarakatan, dengan indicator capaian programnya yakni Jumlah masyarakat miskin mendapat Jaminan kesehatan daerah

Program Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK), dengan indicator capaian programnya yakni Jumlah SDM Kesehatan yang ditingkatkan kompetensinya

Kepala OPD

Foto Kepala OPD

Bupati

DESRIANI, SH

Kepala DINAS KESEHATAN

Pencarian

Temukan Yang Anda Cari

Layanan Online

Bantuan Secara Online

Web Statistik

Jumlah Pengunjung Website

Hari ini :   71  Pengunjung
Bulan ini :   1244  Pengunjung
Tahun ini :   16715  Pengunjung
Total :   31645  Pengunjung

Link Instansi

External Link